Hati yang
begitu mempesona…
Tengah malam
menjelang istirahatku
Jakarta | 13
Februari 2007
as. nuryaqin
Bismillaahirrohmannirrohiim...
Semoga Alloh Tabarok Ta’ala senantiasa memberikan
kemudahan kepada kita, rasa syukur senantiasa terucap dengan ’amaliyah kita,
shalawat serta salam melewati beberapa zaman tuk baginda Rosululloh saw. ..
Saudaraku..Afwan dah lama, saya tidak menyapa MP ini,
saat banjir tiba sampai hari ini, hari begitu padat dan berkejaran. Moga
dimaafkan!..
Saudaraku coba kita tengok :
قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ
وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ
Katakanlah: "Dengan kurnia Allah
dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan
rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan." (Yunus :
58).
Ini ayat yang menjadi penegur bagi
kita, seringlah kita merasakan diri begitu ’lebam’, wajah kita cemberut
terlihat, hati kesat dipandang, pancaran jiwa yang meredup..darisanalah
’amaliyah kita menjadi mengendur dan melemah. Ikhtiar kita menjadi lambat dan
berdiam. Seringlah kita lupa akan nasehat dari Robb kita. Padahal itulah
solusinya ...
Coba baca ayat sebelumnya!
يَا
أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا
فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ
Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu
dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk
serta rahmat bagi orang-orang yang beriman (Yunus : 57).
Nah! Itulah
jawabannya : baca pelajaran dariNya, tadaburi ‘suratan’
dariNya, ambil pelajaran dari Al-Quran.
Saya
teringat, Ibnu Qoyyim pernah memberikan wasilah untuk dapat menyenangkan hati
kita, dengan hal itu, hati kita menjadi ‘ceria’ dan terpancar dengan terang.
Wasilahnya adalah ihsan –berbuat baik, maka lakukanlah sesuatu
yang dapat memberikan kontribusi kebaikan oleh kita, semampu kita membina dan mendidik
maka didiklah, semampu kita memberikan bantuan kepada yang lain,
lakukanlah…senyumlah dengan sapaan terbaik, menyiram bunga dipagi hari yang
sama makhluk Alloh jua. Itu semua tidak lain dapat mencerahkan hati,
menyenangkan jiwa. Berbuatlah ihsan, maka jiwa kita
akan mengikutinya.
Saudaraku…buatlah
program untuk berbuat baik, karena hal yang baik mesti direncanakan, hal yang
direncanakan, Alloh akan turut padanya…Tanya kenapa? Karena
orang-orang mu’min, melakukan perencanaan dengan bingkai husnuzhon.., maka
Alloh akan menyertainya...
Saudaraku..selamat tuk mencoba! Perbanyak beraktifitas tuk membantu dan
menebar teladan. InsyaAlloh Hati kita akan begitu memesona.
Syukron...’Ala
Ihtimamikum
Jaga iman dan
tilawah serta wudhumu
Wallohu’alam
Wallohu’alam